by Nur Septiani Hayati
Assalaamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh ..
Dengan segala kisah sekelumit kesibukan dan aktivitas yang menyita waktu, ini saatnya kamu dan kami kembali ke dunia nyata. Melihat manusia sekitar. Melihat realita negeri ini, yang angka kemiskinannya telah melebihi kewajaran padahal harta negeri ini melimpah ruah, padahal pemimpin negeri ini serba berkecukupan. Ck,ck,ck.. Negeri yang kaya sumber daya alam ini pun belum mampu menyekolahkan anak-anak negerinya. Masih banyak calon-calon pelita bangsa itu yang terbuang dari pemeliharaan, tersisihkan dari pendidikan, dan kembali terluka karena keadaan ekonominya.
Lalu apa sekarang? Berpikir tanpa tindakan?  Tentu tidak. Inilah Gema ITB 2011, sebuah persembahan kamu dan kami sebagai muslim dan muslimah dari kampus terbaik bangsa untuk Senyum Negeri ini. Mari berbuat untuk mereka , calon-calon pelita di negeri ini. Mari bertindak untuk senyum anak negeri. J 
Gema ITB 2011 mencoba untuk menceritakan sebagian kisah negeri ini yang sejatinya indah dan penuh warna. Tentu saja bila kita melihatnya dari sisi yang tepat. Gema ITB 2011 mencari peluang dan potensi dari ‘mereka’ yang hampir terlupakan padahal ‘mereka’ adalah intan yang disiapkan Tuhan untuk kebangkitan bangsa.
Gema ITB 2011 memiliki serangkaian acara tentang kepedulian, kemanusiaan dan realita pada dunia nyata. Tidak perlu rumus dan teori. Kamu dan kami dapat membangun negeri ini lewat pengabdian masyarakat yang nyata dan solutif. Apa sajakah serangkaian acaranya? Voila! Ini dia akhi wal ukhti, ibu-ibu dan bapak-bapak sadayana ^^.
SUPER GREAT TALKSHOW
Acara pertama berupa Talkshow menarik bertajuk “Saatnya Pemuda Islam Menorehkan Karya, Menginspirasi Dunia”. GEMAITB2011 akan menghadirkan pembicara-pembicara hebat .Kita dapat sharing dengan beliau-beliau,belajar dari pengalam hidup mereka serta mengikuti jejak-jekak kesuksesannya. Siapakah mereka???? Ini dia….
-          Houtman Zainal Arifin. Siapa yang ga kenal beliau? Yap,beliau adalah mantan vice president CityBank yang memulai kariernya dengan menjadi seorang Office Boy.Pasti pada pengen tau dong bagaimana beliau dapat meraih kesuksesannya???
-          Bachtiar Firdaus , beliau adalah mantan Ketua BEM UI 1999 dan menjabat sebagai wakil ketua PPSDMS.PPSDMS adalah lembaga yang aktif memberikan beasiswa bagi mahasiswa2 Indonesia. ITB,UNPAD,UI,UGM dan masih banyak univeristas  lainnya yang menjadi list universitas yang mendapat beasiswa dari PPSDMS, dan beliau juga seorang leadership trainer 
-           Dr. Agoes Kooshartono Sp.PD, beliau adalah staff khusus Kementrian Sosial bidang penaggulangan kemiskinan
 
-          Ridwan Kamil, beliau adalah seorang dosen arsitektur ITB ,”International Architect Winning Awards”, serta ketua Bandung Creativity.
-           Doddy Prapanca, beliau adalah Sosiopreneur muda,pemilik taxi bike dan ex pegawai KKP.Beliau ini benar2 masih muda loh.Beliau alumni ITB angkatan 2007 
-          Rendy Saputra. Ini dia, siapa sih yang ga tahu beliau? Kiprahnya di dunia entrepreneur muda sudah tak diragukan lagi. Ya, beliau adalah pemilik Saputra Empire Bisnis Grup.Beliau lah pemilik NATC (bimbel untuk TPB ITB). Beliau juga lah yang merilis bundle soal GAMAIS yang sangat lekat dengan kehidupan para anak TPB ITB
Lalu, pasti penasaran dong kapan acaranya??????  Insya Allah akan dilaksanakan pada 22 Mei 2011, bertempat di Aula Barat ITB. Harga Tiket Rp.20.000,- dengan fasilitas berupa makan siang, seminar Kit, Snack dan Sertifikat. So..??? Rugi banget kalo ketinggalan, apalgi kehabisan tiket. Ayo dapatkan ilmunya dan lakukan perubahan!
Teknik pendaftaran berupa pembelian tiket dengan terlebih dahulu kirim sms ke CP (Yudha: 083820857612 atau Nisa: 081572961167) dengan format sebagai berikut: GEMA (spasi) NAMA LENGKAP (spasi) INSTANSI/UMUM atau langsung saja dating ke stand kami di boulevard dan sekitar masjid salman (sebelah rumah amal)
 
ITB PEDULI
Acara kedua bertajuk ITB Peduli : “ITB untuk Senyum Anak Negeri” yang berlangsung sejak 3 April hingga 31 Mei 2011. Berikut beberapa rangkaian acaranya.
a.       Kegiatan Pembinaan dan Pelatihan Karya untuk ‘Rumah Belajar Sahaja Anak Jalanan Cimahi’, yang telah berlangsung sejak 3 April sampai 31 Mei 2011 (insya Allah)
b.      Gerakan 1000 buku untuk 10 sekolah dasar yang membutuhkan, yang akan berlangsung pada 24 sampai 31 Mei 2011.
c.       Galeri Seni dan ORKES anak jalanan. Berlangsung pada 22 Mei 2011.
d.      Penampilan Karya Anak Jalanan dan simbolik Penyerahan 100 Buku kepada 10 sekolah, yang akan berlangsung pada 22 Mei 2011.
Selain itu, tim panitia menyediakan jasa penyaluran donasi berupa buku-buku, pakaian ataupun uang bagi yang ingin menyumbangkannya kepada adik-adik ‘anak jalanan’. Silahkan membawa barang-barang tersebut ke stand panitia yang berada di Boulevard atau di area Masjid Salman (dekat kantor Rumah Amal).
Atau dapat mentranfernya ke rekening Bank Muamalat dengan no.rekening 101 27378 22, a.n. Zanzabila Avia QQ Gamais Peduli.
Nah, tunggu apa lagi. Tunjukkan rasa peduli sesamamu dengan hadir dan ikuti acaranya! Inilah saatnya kita satukan gerakan untuk perbaikan anak bangsa, dan perbaikan kualitas calon pelita di negeri ini.. Be there you guys!
GEMA ITB 2011: Ini Ladang Kita ! Bismillah.. Bada tahmid dan salawat… “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik” (QS. Ali Imran : 110) Mungkin ini menjadi momen yang paling ditunggu dalam keberjalanan dakwah kampus, ITB khususnya. Berawal dari sebuah pertemuan singkat, bertajuk ‘tantangan’ pengkaryaan, beberapa hari kemudian terbentuklah sebuah tim kecil  -Meskipun diantara kedua momen ini terjadi benturan argumentasi, perbedaan pemikiran, antara pembinaan dan pengkaryaan-, bernama Tim Inti, GEMA ITB 2011. Bagi sang ketua acara, amanah ini mungkin terlampau berat, hingga Ia beberapa kali menolak, meskipun akhirnya melalui sebuah pertimbangan, Ia menyanggupi nya, Mengapa ? mungkin Ia percaya, Ia tidak akan berkerja sendiri dalam kepanitian ini, akan banyak saudara-saudara di ‘belakang’nya yang senantiasa akan peduli, yang senantiasa akan membantu, bahkan mungkin lebih merasa peduli dari Ia sendiri. Karena memang beginilah jalan dakwah ini mengajarkan kepada kita, dalam amal jama’I ini, banyak saudara-saudara kita yang justru lebih memikirkan dakwah ini dibandingan kita sendiri. Ini karena cinta Penulis terkagum-kagum, 400 orang mendaftarkan dirinya dalam kepanitiaan ini, LUAR BIASA. Sering sekali terpikirkan, mengapa banyak orang yang ingin bergabung dalam kepanitian ini, kepanitian yang mungkin tidak akan memberi lebih banyak dari apa yang akan kalian keluarkan, dengan jadwal akademik yang sangat padat, belum lagi kesibukkan kalian diluar itu, kalian masih sempat meluangkan waktu, pikiran dan tenaga kalian untuk ini, mengapa ? Mungkin ini karena cinta. Dengan kesadaran penuh akan pengawasan Ar Rahman dan disaksikan bumi Allah yang mengajari kami berpikir dan berdzikir   Kami prajurit-prajurit Allah yang da’wah telah menjadi nafas yang wajah Allah menjadi kerinduan yang air mata negerinya menjadi kegelisahan dengan kepala tegak kami akan terus berderap melangkah maju menjadi ksatria terdepan pengusung panji Islam ini Kami kader GAMAIS ITB bertekad kuat Untuk berjalan beriringan Dengan kecintaan tulus kepada Allah Untuk saling mengokohkan Dalam setiap tapak mengenal-Nya Kami Kader GAMAIS ITB berikrar bulat Senantiasa membina diri dalam kemuliaan Islam Melakukan perbaikan Hingga perjumpaan kami di taman surga Dengan kepalan tangan yang bersatu dalam barisan pengukir peradaban  Saksikanlah, hingga suatu hari nanti Suatu saat di kemudian hari Kampus ITB akan menjelma menjadi taman kehidupan Dan dipenuhi semerbak wangi bunga kebaikan Yang tumbuh subur di atas ukhwah dan keimanan kami Di iringi sejuk lantunan Al Qur’an Dan teduhmya awan Keridhaan Kepada Allah kami berserah diri Dan kepada-Nya lah kami semua akan kembali Masih ingat dengan kumpulan kata-kata diatas, ya, itu tidak lain dan tidak bukan adalah ikrar kader GAMAIS ITB yang pernah sebagian besar kita dengar saat pelantikan beberapa bulan lalu, dan sepenggal ucapan yang masih sangat terngiang dalam benak penulis dalam pelantikan kader mula gamais itu adalah, Kampus ITB akan menjelma menjadi taman kehidupan dan dipenuhi semerbak wangi bunga kebaikan. Mungkin itu jawaban atas semua pertanyaan penulis, mungkin kalian juga ingin merealisasikan mimpi itu, mungkin kalian ingin seluruh civitas akademika kampus ini merasakan indahnya islam, menjadikan kamous ini sabagai taman kehidupan yang dinaungi awan keridhoan. Ini ladang amal kita. Setiap zaman memiliki pahlawannya sendiri-sendiri. Kalimat yang mungkin sering kita dengar, lalu bagaimana dengan zaman kita ini, pada kenyataanya… Kita memang belum bisa seperti muhammad alfatih, dalam usianya yang baru 23 tahun, Beliau telah mewujudkan mimpi 7 abad kaum muslimin, membebaskan konstantinopel dan menjadi sebaik-baiknya pemimpin yang memimpin sebaik-baiknya pasukan. Kita memang belum bisa sekaliber Hassan Albanna, dalam usia nya yang baru 22 tahun, beliau telah memimpin Ikhwanul Muslimin, untuk kemudian mencetak kader-kader dakwah militan. Kita memang belum bisa sekaliber Syekh ahmad Yassin, dalam lumpuh leher hingga kakinya, beliau masih bisa menjadi inspirasi bagi pejuang-pejuang Palestina. Kita mungkin belum bisa sekaliber anak-anak Palestina, yang mungkin saat teman-teman membaca tulisan ini,  mereka sedang “face to face” dengan tank-tank zionis Israel, senapan-senapan tentara Laknatullah, hanya bermodalkan segenggam batu kecil ditangan dan niat menjadi seorang mujahid. Seorang perdana menteri Malaysia pernah berkata, bahwa kebangkitan islam akan datang dari tetangga sebelahnya, yaitu kita INDONESIA. Dakwah ini memang jalan yang panjang, yang awalnya telah dimulai ketika kita belum lahir, dan ujungnya boleh jadi melewati usia individu-individu kita atau mungkin melewati usia generasi kita. Harapan besarnya, dengan tagline “Sebuah Karya untuk Indonesia”, acara GEMA ITB 2011 ini akan menjadi sebuah lokomotif pembawa syiar islam di negeri ini, sebuah momentum kebangkitan islam di negeri ini. Tapi, ketika itu tidak terjadi, kita sama-sama berharap, acara ini akan menjadi sebuah triggerkebangkitan itu sendiri. Menginpirasi sebanyak-banyaknya orang untuk berubah, untuk berkarya, untuk mengubah makna kesholehan diri, dari kesholehan individu menjadi kesholehan kolektif. Mungkin ‘hanya’ ini yang bisa kita lakukan, dalam satu kerangka besar GEMA ITB 2011, mari kita syiar kan islam di kampus ini, di negeri ini. Mengoptimalkan seluruh potensi yang ada, meluruskan niat untuk menggapai RidhoNya, menjadikan kepanitian ini sebagai momentum dan titik tolak perubahan diri kita sendiri untuk kemudian mengispirasi sebanyak-banyaknya orang. H-20 hari GEMA ITB 2011, SEMANGAT GEMA ITB 2011 !!!!!!!!! Ini ladang amal kita. Diadaptasi oleh Denny Reza Kamarullah dari tulisan FASImorphosis : ini tahun kita. Ghunarsa sujatnika (Ketua FASI 78 2011)

GEMA ITB 2011: Ini Ladang Kita !

Bismillah..

Bada tahmid dan salawat…

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik” (QS. Ali Imran : 110)

Mungkin ini menjadi momen yang paling ditunggu dalam keberjalanan dakwah kampus, ITB khususnya. Berawal dari sebuah pertemuan singkat, bertajuk ‘tantangan’ pengkaryaan, beberapa hari kemudian terbentuklah sebuah tim kecil  -Meskipun diantara kedua momen ini terjadi benturan argumentasi, perbedaan pemikiran, antara pembinaan dan pengkaryaan-, bernama Tim Inti, GEMA ITB 2011.

Bagi sang ketua acara, amanah ini mungkin terlampau berat, hingga Ia beberapa kali menolak, meskipun akhirnya melalui sebuah pertimbangan, Ia menyanggupi nya, Mengapa ? mungkin Ia percaya, Ia tidak akan berkerja sendiri dalam kepanitian ini, akan banyak saudara-saudara di ‘belakang’nya yang senantiasa akan peduli, yang senantiasa akan membantu, bahkan mungkin lebih merasa peduli dari Ia sendiri.

Karena memang beginilah jalan dakwah ini mengajarkan kepada kita, dalam amal jama’I ini, banyak saudara-saudara kita yang justru lebih memikirkan dakwah ini dibandingan kita sendiri.

Ini karena cinta

Penulis terkagum-kagum, 400 orang mendaftarkan dirinya dalam kepanitiaan ini, LUAR BIASA. Sering sekali terpikirkan, mengapa banyak orang yang ingin bergabung dalam kepanitian ini, kepanitian yang mungkin tidak akan memberi lebih banyak dari apa yang akan kalian keluarkan, dengan jadwal akademik yang sangat padat, belum lagi kesibukkan kalian diluar itu, kalian masih sempat meluangkan waktu, pikiran dan tenaga kalian untuk ini, mengapa ?

Mungkin ini karena cinta.


Dengan kesadaran penuh akan pengawasan Ar Rahman

dan disaksikan bumi Allah

yang mengajari kami berpikir dan berdzikir  

Kami prajurit-prajurit Allah

yang da’wah telah menjadi nafas

yang wajah Allah menjadi kerinduan

yang air mata negerinya menjadi kegelisahan

dengan kepala tegak

kami akan terus berderap

melangkah maju

menjadi ksatria terdepan

pengusung panji Islam ini

Kami kader GAMAIS ITB bertekad kuat

Untuk berjalan beriringan

Dengan kecintaan tulus kepada Allah

Untuk saling mengokohkan

Dalam setiap tapak mengenal-Nya

Kami Kader GAMAIS ITB berikrar bulat

Senantiasa membina diri dalam kemuliaan Islam

Melakukan perbaikan

Hingga perjumpaan kami di taman surga

Dengan kepalan tangan yang bersatu dalam barisan pengukir peradaban 

Saksikanlah, hingga suatu hari nanti

Suatu saat di kemudian hari

Kampus ITB akan menjelma menjadi taman kehidupan

Dan dipenuhi semerbak wangi bunga kebaikan

Yang tumbuh subur di atas ukhwah dan keimanan kami

Di iringi sejuk lantunan Al Qur’an

Dan teduhmya awan Keridhaan

Kepada Allah kami berserah diri

Dan kepada-Nya lah kami semua akan kembali

Masih ingat dengan kumpulan kata-kata diatas, ya, itu tidak lain dan tidak bukan adalah ikrar kader GAMAIS ITB yang pernah sebagian besar kita dengar saat pelantikan beberapa bulan lalu, dan sepenggal ucapan yang masih sangat terngiang dalam benak penulis dalam pelantikan kader mula gamais itu adalah, Kampus ITB akan menjelma menjadi taman kehidupan dan dipenuhi semerbak wangi bunga kebaikan. Mungkin itu jawaban atas semua pertanyaan penulis, mungkin kalian juga ingin merealisasikan mimpi itu, mungkin kalian ingin seluruh civitas akademika kampus ini merasakan indahnya islam, menjadikan kamous ini sabagai taman kehidupan yang dinaungi awan keridhoan.

Ini ladang amal kita.

Setiap zaman memiliki pahlawannya sendiri-sendiri.

Kalimat yang mungkin sering kita dengar, lalu bagaimana dengan zaman kita ini, pada kenyataanya…

Kita memang belum bisa seperti muhammad alfatih, dalam usianya yang baru 23 tahun, Beliau telah mewujudkan mimpi 7 abad kaum muslimin, membebaskan konstantinopel dan menjadi sebaik-baiknya pemimpin yang memimpin sebaik-baiknya pasukan.

Kita memang belum bisa sekaliber Hassan Albanna, dalam usia nya yang baru 22 tahun, beliau telah memimpin Ikhwanul Muslimin, untuk kemudian mencetak kader-kader dakwah militan.

Kita memang belum bisa sekaliber Syekh ahmad Yassin, dalam lumpuh leher hingga kakinya, beliau masih bisa menjadi

inspirasi bagi pejuang-pejuang Palestina.

Kita mungkin belum bisa sekaliber anak-anak Palestina, yang mungkin saat teman-teman membaca tulisan ini,  mereka sedang “face to face” dengan tank-tank zionis Israel, senapan-senapan tentara Laknatullah, hanya bermodalkan segenggam batu kecil ditangan dan niat menjadi seorang mujahid.

Seorang perdana menteri Malaysia pernah berkata, bahwa kebangkitan islam akan datang dari tetangga sebelahnya, yaitu kita INDONESIA.

Dakwah ini memang jalan yang panjang, yang awalnya telah dimulai ketika kita belum lahir, dan ujungnya boleh jadi melewati usia individu-individu kita atau mungkin melewati usia generasi kita.

Harapan besarnya, dengan tagline “Sebuah Karya untuk Indonesia”, acara GEMA ITB 2011 ini akan menjadi sebuah lokomotif pembawa syiar islam di negeri ini, sebuah momentum kebangkitan islam di negeri ini.

Tapi, ketika itu tidak terjadi, kita sama-sama berharap, acara ini akan menjadi sebuah triggerkebangkitan itu sendiri. Menginpirasi sebanyak-banyaknya orang untuk berubah, untuk berkarya, untuk mengubah makna kesholehan diri, dari kesholehan individu menjadi kesholehan kolektif.

Mungkin ‘hanya’ ini yang bisa kita lakukan, dalam satu kerangka besar GEMA ITB 2011, mari kita syiar kan islam di kampus ini, di negeri ini. Mengoptimalkan seluruh potensi yang ada, meluruskan niat untuk menggapai RidhoNya, menjadikan kepanitian ini sebagai momentum dan titik tolak perubahan diri kita sendiri untuk kemudian mengispirasi sebanyak-banyaknya orang.

H-20 hari GEMA ITB 2011, SEMANGAT GEMA ITB 2011 !!!!!!!!!

Ini ladang amal kita.

Diadaptasi oleh Denny Reza Kamarullah

dari tulisan FASImorphosis : ini tahun kita. Ghunarsa sujatnika (Ketua FASI 78 2011)

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu);…” source: Q. S. Al Maidah: 51 GEMA ITB 2011 (:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu);…”

source: Q. S. Al Maidah: 51

GEMA ITB 2011

(:

kuntawiaji:

“Don’t be sad, Allah is with us.” 
GEMA ITB 2011
(:
nantikan , sebuah karya yang akan mengGEMAkan Indonesia. ingin tau lebih lanjut? follow us on twitter : @GEMAITB2011 or tumblr :www.gemaitb2011.tumblr.com don’t miss it !!! :)
Tentang “ITB Untuk Senyum Anak Negeri” GEMA ITB 2011 bissmillahirrohmannirrohim.. Assalammualaikum.wr.wb..^^ udah tahu kan semuanya kalo GEMA ITB 2011 ini punya dua acara, yang pertama berupa talkshow dan yang kedua adalah “ITB Untuk Senyum Anak Negeri” yang akan diulas di bawah ini. yuk kita simak lebih dekat :) Konsep Acara 2 Berdasarkan firman Allah SWT dalam surat Al – Hadid ayat 7, Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, dan infaqkanlah sebagian harta yang Allah telah menjadikanmu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman diantara kamu dan berinfaq, bagi mereka itu ada ganjaran yang besar. sebagai pengingat bagi kita bahwa kepedulian kepada sesama tentunya menjadi sebuah hal yang mestinya kita laksanakan dan di amalkan dalam kehidupan sehari – hari. “ITB untuk Senyum Anak Negeri” berisi sebuah kegiatan inti yakni pemberian bantuan dana kontrak  untuk rumah belajar anak jalanan serta pelaksanaan gerakan 100 buku untuk sekolah – sekolah dasar yang kurang mampu. Selain itu, “ITB untuk Senyum Anak Negeri” juga berisi pembinaan-pembinaan dalam ilmu pengetahuan dan rohaniah, serta pelatihan karya bagi anak-anak jalanan  tersebut untuk membina akhlak dan semangat berkompetisi mereka, agar bisa menjadi pribadi yang baik, tangguh, kompetitif dan akhlakul kharimah . Timeline acara: Survei rumah belajar anak jalanan Cimahi (19 Maret 2011) Peliputan Rubel resmi ( 26 Maret 2011 ) Pembuatan poster (2 poster per minggu) dan buletin (2 minggu sekali) tentang keadaan sekolah tersebut (mulai sejak 6  April – 18 Mei 2011) Pembinaan anak jalanan (2, 9, 16 April 2011) Tour ITB yang berisi pengenalan dan penjelasan mengenai ITB, dan karya-karya yang sudah dihasilkan oleh massa himpunan/massa LDPS maupun massa ITB sendiri, dan dalam tiap lokasi yang dikunjungi diselingi dengan kegiatan berupa evaluasi materi – materi pembinaan yang dikemas dalam bentuk perlombaan serta pemberian training motivasi oleh panitia dan kerjasa dengan pihak – pihak terkait ( 23 April 2011) Pelatihan karya anak jalanan (30 April, 7, 21 Mei 2011) Penampilan karya anak jalanan di seminar (22 Mei 201) Penyerahan donasi secara simbolis kepada anak jalanan dan perwakilan dari sekolah – sekolah yang dijadikan sasaran gerakan 100 buku  (22 Mei 2011) Pembelian dan pembagian buku untuk anak SD (23 – 28 Mei 2011) Pembagian tugas: Tim Buletin dan Poster Tim Pembinaan Tim Pembagian Buku Tim Tour ITB Bendahara divisi Sekretaris divisi Korwat Kadiv Progress  1. Peliputan perdana di Rumah Belajar Anak Jalanan Cimahi (26 Maret 2011), materi peliputan ini antara lain gambaran keadaan rumah belajar, wawancara kepada anak-anak jalanan tersebut dan rekan - rekan yang selama ini membina anak jalanan tersebut. Materi ini dijadikan sebagai bahan redaksi Tim Buletin untuk Buletin perdana 2. Pembinaan anak jalanan (3 April 2011), pembinaan perdana ini dimulai dengan pembahasan tentang materi - materi wudhu dan juga tata cara solat dan dilanjutkan dengan solat Ashar berjamaah sebagai penerapan materi - materi yang telah diberikan. 3. Survey rumah yang hendak dijadikan rumah belajar yang baru bagi anak - anak jalanan, karena rumah belajar yang sekarang ditempati sudah habis masa kontraknya (3 April 2011).4. Tim buletin sedang dalam tahap persiapan launching buletin perdana. 5. Tim TourITB sedang mempersiapkan konsep kegiatan Tour ITB bagi anak - anak jalanan tersebut sebagai salah satu rangkaian kegiatan Divisi Acara 2. untuk sementara sekian ‘up date’an dari divisi Acara 2. Kalau ada pertanyaan atau saran n kritik yg membangun, mangga di antos. :)) Mari kawan kita BERJUANG!!karna MOMENTUM INI TAKKAN TERULANG LAGI!!Inilah waktunya kita melengkapi pondasi kita di surga nanti dengan ikhlasnya berbagi demi saudara - saudara kita yang sungguh membutuhkan curahan kasih sayang kita demi kehidupan mereka yg lebih baik, di dunia maupun di akhirat.^o^ inna ma’al usri yusro wa inna ma’al usri yusro Wassalammualaikum.wr.wb..

Tentang “ITB Untuk Senyum Anak Negeri” GEMA ITB 2011

bissmillahirrohmannirrohim..

Assalammualaikum.wr.wb..^^

udah tahu kan semuanya kalo GEMA ITB 2011 ini punya dua acara, yang pertama berupa talkshow dan yang kedua adalah “ITB Untuk Senyum Anak Negeri” yang akan diulas di bawah ini.

yuk kita simak lebih dekat :)

Konsep Acara 2

Berdasarkan firman Allah SWT dalam surat Al – Hadid ayat 7,

Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, dan infaqkanlah sebagian harta yang Allah telah menjadikanmu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman diantara kamu dan berinfaq, bagi mereka itu ada ganjaran yang besar.

sebagai pengingat bagi kita bahwa kepedulian kepada sesama tentunya menjadi sebuah hal yang mestinya kita laksanakan dan di amalkan dalam kehidupan sehari – hari.

“ITB untuk Senyum Anak Negeri” berisi sebuah kegiatan inti yakni pemberian bantuan dana kontrak  untuk rumah belajar anak jalanan serta pelaksanaan gerakan 100 buku untuk sekolah – sekolah dasar yang kurang mampu. Selain itu, “ITB untuk Senyum Anak Negeri” juga berisi pembinaan-pembinaan dalam ilmu pengetahuan dan rohaniah, serta pelatihan karya bagi anak-anak jalanan  tersebut untuk membina akhlak dan semangat berkompetisi mereka, agar bisa menjadi pribadi yang baik, tangguh, kompetitif dan akhlakul kharimah .

Timeline acara:

  1. Survei rumah belajar anak jalanan Cimahi (19 Maret 2011)
  2. Peliputan Rubel resmi ( 26 Maret 2011 )
  3. Pembuatan poster (2 poster per minggu) dan buletin (2 minggu sekali) tentang keadaan sekolah tersebut (mulai sejak 6  April – 18 Mei 2011)
  4. Pembinaan anak jalanan (2, 9, 16 April 2011)
  5. Tour ITB yang berisi pengenalan dan penjelasan mengenai ITB, dan karya-karya yang sudah dihasilkan oleh massa himpunan/massa LDPS maupun massa ITB sendiri, dan dalam tiap lokasi yang dikunjungi diselingi dengan kegiatan berupa evaluasi materi – materi pembinaan yang dikemas dalam bentuk perlombaan serta pemberian training motivasi oleh panitia dan kerjasa dengan pihak – pihak terkait ( 23 April 2011)
  6. Pelatihan karya anak jalanan (30 April, 7, 21 Mei 2011)
  7. Penampilan karya anak jalanan di seminar (22 Mei 201)
  8. Penyerahan donasi secara simbolis kepada anak jalanan dan perwakilan dari sekolah – sekolah yang dijadikan sasaran gerakan 100 buku  (22 Mei 2011)
  9. Pembelian dan pembagian buku untuk anak SD (23 – 28 Mei 2011)

Pembagian tugas:

  1. Tim Buletin dan Poster
  2. Tim Pembinaan
  3. Tim Pembagian Buku
  4. Tim Tour ITB
  5. Bendahara divisi
  6. Sekretaris divisi
  7. Korwat
  8. Kadiv

Progress 

1. Peliputan perdana di Rumah Belajar Anak Jalanan Cimahi (26 Maret 2011), materi peliputan ini antara lain gambaran keadaan rumah belajar, wawancara kepada anak-anak jalanan tersebut dan rekan - rekan yang selama ini membina anak jalanan tersebut. Materi ini dijadikan sebagai bahan redaksi Tim Buletin untuk Buletin perdana

2. Pembinaan anak jalanan (3 April 2011), pembinaan perdana ini dimulai dengan pembahasan tentang materi - materi wudhu dan juga tata cara solat dan dilanjutkan dengan solat Ashar berjamaah sebagai penerapan materi - materi yang telah diberikan.

3. Survey rumah yang hendak dijadikan rumah belajar yang baru bagi anak - anak jalanan, karena rumah belajar yang sekarang ditempati sudah habis masa kontraknya (3 April 2011).4. Tim buletin sedang dalam tahap persiapan launching buletin perdana.

5. Tim TourITB sedang mempersiapkan konsep kegiatan Tour ITB bagi anak - anak jalanan tersebut sebagai salah satu rangkaian kegiatan Divisi Acara 2.

untuk sementara sekian ‘up date’an dari divisi Acara 2. Kalau ada pertanyaan atau saran n kritik yg membangun, mangga di antos. :))

Mari kawan kita BERJUANG!!karna MOMENTUM INI TAKKAN TERULANG LAGI!!Inilah waktunya kita melengkapi pondasi kita di surga nanti dengan ikhlasnya berbagi demi saudara - saudara kita yang sungguh membutuhkan curahan kasih sayang kita demi kehidupan mereka yg lebih baik, di dunia maupun di akhirat.^o^

inna ma’al usri yusro wa inna ma’al usri yusro

Wassalammualaikum.wr.wb..

Apa sih GEMA ITB 2011? GEMA ITB 2011 singkatan dari apa? GEMA ITB 2011 adalah singakatan dari Gerakan Edukasi Mahasiswa ITB 2011, yakni suatu event yang dinaungi oleh GAMAIS ITB dan merupakan salah satu wujud pengkaryaan untuk kader GAMAIS ITB angkatan 2010. Eits, tapi tunggu dulu.. Panitia GEMA ITB 2011 yang berjumlah 400 orang, ga cuma dari kader GAMAIS aja, tapi terbuka untuk seluruh muslim 2011. Subhanallah.. Trus, GEMA ITB 2011 itu bentuknya apa? Gerakan Edukasi Mahasiswa atau GEMA ITB 2011 punya dua jenis kegiatan berskala nasional. Pertama, acara edukasi teoritis yaitu talkshow. Kedua, berupa kegiatan edukasi terapan yaitu ITB Peduli. Ceritain lebih lanjut dong tentang GEMA ITB 2011 ini.. GEMA ITB 2011 memiliki tema sosial dengan tujuan menumbuhkan semangat berkarya dan meningkatkan kepedulian sosial bagi pemuda-pemudi Indonesia. tema GEMA ITB 2011 adalah, “ Karyaku Untuk Gema Bangsaku “ Acara 1 (Talk Show), Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada kebajikan, dan mencegah dari yang munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung. (Ali Imran : 104) Acara edukasi teoretis ini memiliki tema “Saatnya Pemuda Islam Menorehkan karya, Menginspirasi Dunia” wah siap-siap terinspirasi ya abis nonton ini hehe.. Acara ini akan diselenggarakan pada Mei 2011, dengan mengundang para tokoh yang sudah memiliki karya nyata dalam masyarakat. Acara ini diharap akan membuka mata kita akan peran dan potensi pemuda, tantangan zaman seorang pemuda islam, dan juga menginspirasi kita untuk berkontribusi nyata. Mereka telah melakukan cara mereka, saatnya kita menentukan cara kita sendiri untuk berkarya, dalam bidang apa pun nantinya. Siapa pembicaranya? Dimana tempatnya? weits ini masih rahasia , tunggu kabar selanjutnya ya kawan :D Acara 2 (ITB untuk Senyum Anak Negeri), Barangsiapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia ubah (cegah) dengan tangannya, kalau tidak mampu maka dengan lisannya, kalau tidak mampu juga maka dengan hatinya dan ini adalah selemah-lemah iman. (HR. Muslim) Acara ini bertemakan “La Tahzan Tunas Bangsaku, Karena ITB Peduli”. ITB Peduli akan menyalurkan donasi dari seluruh masyarakat (masa kampus dan umum) kepada anak jalanan yang berada di Cimahi (melanjutkan program sejenis pada tahun sebelumnya) dan beberapa SD di Bandung berupa pembagian buku gratis. Acara ini berupa rangkaian kegiatan yang sudah dimulai sejak akhir Maret 2011. Sekelompok anak jalanan yang berada di Cimahi akan diberi fasilitas Rumah Belajar (rubel) sebagai sarana belajar mereka. Selanjutnya mereka akan dibina selama beberapa waktu dan diberi pelatihan karya sehingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Gimana? Masih belum puas juga? Yaudah deh, sok atuh di follow twitter kami di @GEMAITB2011 dan blog kami di gemaitb2011.tumblr.com Siap berkarya? Siap membuat perubahan? “Berbuatlah (dan bergeraklah). karena Allah, Rasul, dan orang-orang beriman akan menjadi saksi atas perbuatan kita.” (QS. At-Taubah: 105) SEMANGAT Berkarya! ^^ CP: Wahyu 0852-7429-1991

Apa sih GEMA ITB 2011?

GEMA ITB 2011 singkatan dari apa?

GEMA ITB 2011 adalah singakatan dari Gerakan Edukasi Mahasiswa ITB 2011, yakni suatu event yang dinaungi oleh GAMAIS ITB dan merupakan salah satu wujud pengkaryaan untuk kader GAMAIS ITB angkatan 2010.

Eits, tapi tunggu dulu..

Panitia GEMA ITB 2011 yang berjumlah 400 orang, ga cuma dari kader GAMAIS aja, tapi terbuka untuk seluruh muslim 2011. Subhanallah..

Trus, GEMA ITB 2011 itu bentuknya apa?

Gerakan Edukasi Mahasiswa atau GEMA ITB 2011 punya dua jenis kegiatan berskala nasional. Pertama, acara edukasi teoritis yaitu talkshow. Kedua, berupa kegiatan edukasi terapan yaitu ITB Peduli.

Ceritain lebih lanjut dong tentang GEMA ITB 2011 ini..

GEMA ITB 2011 memiliki tema sosial dengan tujuan menumbuhkan semangat berkarya dan meningkatkan kepedulian sosial bagi pemuda-pemudi Indonesia.

tema GEMA ITB 2011 adalah,

“ Karyaku Untuk Gema Bangsaku “

Acara 1 (Talk Show),

Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada kebajikan, dan mencegah dari yang munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung. (Ali Imran : 104)

Acara edukasi teoretis ini memiliki tema “Saatnya Pemuda Islam Menorehkan karya, Menginspirasi Dunia” wah siap-siap terinspirasi ya abis nonton ini hehe..

Acara ini akan diselenggarakan pada Mei 2011, dengan mengundang para tokoh yang sudah memiliki karya nyata dalam masyarakat. Acara ini diharap akan membuka mata kita akan peran dan potensi pemuda, tantangan zaman seorang pemuda islam, dan juga menginspirasi kita untuk berkontribusi nyata.

Mereka telah melakukan cara mereka, saatnya kita menentukan cara kita sendiri untuk berkarya, dalam bidang apa pun nantinya.

Siapa pembicaranya? Dimana tempatnya? weits ini masih rahasia , tunggu kabar selanjutnya ya kawan :D

Acara 2 (ITB untuk Senyum Anak Negeri),

Barangsiapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia ubah (cegah) dengan tangannya, kalau tidak mampu maka dengan lisannya, kalau tidak mampu juga maka dengan hatinya dan ini adalah selemah-lemah iman. (HR. Muslim)

Acara ini bertemakan “La Tahzan Tunas Bangsaku, Karena ITB Peduli”.

ITB Peduli akan menyalurkan donasi dari seluruh masyarakat (masa kampus dan umum) kepada anak jalanan yang berada di Cimahi (melanjutkan program sejenis pada tahun sebelumnya) dan beberapa SD di Bandung berupa pembagian buku gratis. Acara ini berupa rangkaian kegiatan yang sudah dimulai sejak akhir Maret 2011.

Sekelompok anak jalanan yang berada di Cimahi akan diberi fasilitas Rumah Belajar (rubel) sebagai sarana belajar mereka. Selanjutnya mereka akan dibina selama beberapa waktu dan diberi pelatihan karya sehingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Gimana? Masih belum puas juga? Yaudah deh, sok atuh di follow twitter kami di @GEMAITB2011 dan blog kami di gemaitb2011.tumblr.com

Siap berkarya? Siap membuat perubahan?

“Berbuatlah (dan bergeraklah). karena Allah, Rasul, dan orang-orang beriman akan menjadi saksi atas perbuatan kita.” (QS. At-Taubah: 105)

SEMANGAT Berkarya! ^^

CP: Wahyu 0852-7429-1991

GEMA ITB - Sebuah Karya Untuk Indonesia “Oleh karena itu, sejak dulu hingga sekarang pemuda merupakan pilar kebangkitan. Dalam setiap kebangkitan, pemuda adalah rahasia kekuatannya. Dalam setiap fikrah, pemuda adalah pengibar panji-panjinya (Hasan Al-Banna) Dr. Syakir Ali Salim pernah berkata, pemuda islam merupakan tumpuan umat. Oleh karena itu, eksistensinya sangat diperlukan di kehidupan masyarakat. Menilik sejarah islam, kita akan belajar banyak bagaimana eksistensi pemuda-pemuda islam dalam memecah kebuntuan zaman, Nabi Ibrahim As dengan gagah nya menghancurkan berhala-berhala Mekah dan membawa ajaran ketauhidan. Muhammad Alfatih, dalam usianya yang masih belia, beliau telah menjadi sebaik-baiknya panglima yang memimpin sebaik-baiknya pasukan dalam menghancurkan dan mengambil alih konstantinopel. Dalam ranah Ke-Indonesia-an, tidak akan pernah luput dari benak kita bagaimana peran dan dinamika kehidupan pemuda, hampir seabad silam , ditahun 1928 pemuda Indonesia bersatu dan mengikrarkan sumpahnya, bertanah air satu, berbahasa satu dan berbangsa satu, Indonesia. Dalam momentum kemerdekaan, pemuda pun berada dalam garda terdepan, tak lekang dalam benak kita bagaimana peran Muhammad Natsir, Sutan Syahrir dan pemuda lainnya dalam mendorong proklamator Indonesia untuk memekikkan kemerdekaan, atas nama usaha bangsa, bukan atas pemberian penjajah. Lebih dekat kita akan melihat begitu heroiknya peran pemuda dalam menumbangkan rezim tirani korup dan membawa panji reformasi di tahun ‘98. Reformasi telah bergulir satu dekade lebih, pertanyaan yang sering menjadi bahan diskusi adalah kemana pemuda islam Indonesia kini ? Dengan mayoritas penduduk muslim, yang tentunya berbanding lurus dengan kuantitas pemudanya, harusnya menjadi potensi tersendiri bagi kebangkitan bangsa Indonesia. Namun, kenyataan nya justru tidak sesuai harapan, pemuda Islam kini seolah kehilangan orientasi nya dalam menjalani hidup, alih-alih menginspirasi dan berkarya untuk negeri, eksistensi pemuda kini lebih lekat dengan isu-isu negative dan kerusakan, pergaulan bebas, narkoba, tawuran antar pelajar adalah sebagian dari sekian banyak isu yang dekat dengan pemuda kini. Bahkan, yang lebih miris lagi, ‘title’ islam berada dalam diri pemuda itu, terkesan hanya nama dalam KTP. event-event islam yang seharusnya lebih ramai dalam hiruk pikuk pergerakan bangsa Indonesia, justru kalah riuh dengan event-event berbau kebarat-baratan. Tahun baru islam seolah dilupakan, tahun baru masehi selalu lebih wah dalam perayaannya. kemanakah pemuda islam kini ? GAMAIS ITB dengan dalam satu kerangka besar GEMA (Gerakan Edukasi Mahasiswa) ITB 2011 berinisiatif mengadakan acara bertemakan “saatnya pemuda islam menorehkan karya, menginspirasi dunia”  ini, dengan mendatangkan tokoh-tokoh yang inspiratif dan sangat produktif berkarya di masa muda hingga kini, GAMAIS ingin menginspirasi dan membangkitkan kembali potensi-potensi pemuda Islam Indonesia untuk terus berkarya membangun bangsa, menyadarkan kembali pemuda muslim Indonesia akan peran dan kontribusinya. Dengan acara ini kami berharap akan banyak pemuda-pemuda yang terinspirasi, dan pada akhirnya akan muncul syakrir-syahrir baru, Muhammad alfatih baru, habibie baru yang akan bahu-membahu membangun Indonesia. -GEMA ITB 2011, Sebuah Karya Untuk Negeri Tercinta, Indonesia-  by : Denny Reza Kamarullah

GEMA ITB - Sebuah Karya Untuk Indonesia

“Oleh karena itu, sejak dulu hingga sekarang pemuda merupakan pilar kebangkitan. Dalam setiap kebangkitan, pemuda adalah rahasia kekuatannya. Dalam setiap fikrah, pemuda adalah pengibar panji-panjinya (Hasan Al-Banna)


Dr. Syakir Ali Salim pernah berkata, pemuda islam merupakan tumpuan umat. Oleh karena itu, eksistensinya sangat diperlukan di kehidupan masyarakat.

Menilik sejarah islam, kita akan belajar banyak bagaimana eksistensi pemuda-pemuda islam dalam memecah kebuntuan zaman, Nabi Ibrahim As dengan gagah nya menghancurkan berhala-berhala Mekah dan membawa ajaran ketauhidan. Muhammad Alfatih, dalam usianya yang masih belia, beliau telah menjadi sebaik-baiknya panglima yang memimpin sebaik-baiknya pasukan dalam menghancurkan dan mengambil alih konstantinopel.

Dalam ranah Ke-Indonesia-an, tidak akan pernah luput dari benak kita bagaimana peran dan dinamika kehidupan pemuda, hampir seabad silam , ditahun 1928 pemuda Indonesia bersatu dan mengikrarkan sumpahnya, bertanah air satu, berbahasa satu dan berbangsa satu, Indonesia. Dalam momentum kemerdekaan, pemuda pun berada dalam garda terdepan, tak lekang dalam benak kita bagaimana peran Muhammad Natsir, Sutan Syahrir dan pemuda lainnya dalam mendorong proklamator Indonesia untuk memekikkan kemerdekaan, atas nama usaha bangsa, bukan atas pemberian penjajah.

Lebih dekat kita akan melihat begitu heroiknya peran pemuda dalam menumbangkan rezim tirani korup dan membawa panji reformasi di tahun ‘98.

Reformasi telah bergulir satu dekade lebih, pertanyaan yang sering menjadi bahan diskusi adalah kemana pemuda islam Indonesia kini ? Dengan mayoritas penduduk muslim, yang tentunya berbanding lurus dengan kuantitas pemudanya, harusnya menjadi potensi tersendiri bagi kebangkitan bangsa Indonesia.

Namun, kenyataan nya justru tidak sesuai harapan, pemuda Islam kini seolah kehilangan orientasi nya dalam menjalani hidup, alih-alih menginspirasi dan berkarya untuk negeri, eksistensi pemuda kini lebih lekat dengan isu-isu negative dan kerusakan, pergaulan bebas, narkoba, tawuran antar pelajar adalah sebagian dari sekian banyak isu yang dekat dengan pemuda kini.

Bahkan, yang lebih miris lagi, ‘title’ islam berada dalam diri pemuda itu, terkesan hanya nama dalam KTP. event-event islam yang seharusnya lebih ramai dalam hiruk pikuk pergerakan bangsa Indonesia, justru kalah riuh dengan event-event berbau kebarat-baratan.

Tahun baru islam seolah dilupakan, tahun baru masehi selalu lebih wah dalam perayaannya. kemanakah pemuda islam kini ?

GAMAIS ITB dengan dalam satu kerangka besar GEMA (Gerakan Edukasi Mahasiswa) ITB 2011 berinisiatif mengadakan acara bertemakan “saatnya pemuda islam menorehkan karya, menginspirasi dunia”  ini, dengan mendatangkan tokoh-tokoh yang inspiratif dan sangat produktif berkarya di masa muda hingga kini, GAMAIS ingin menginspirasi dan membangkitkan kembali potensi-potensi pemuda Islam Indonesia untuk terus berkarya membangun bangsa, menyadarkan kembali pemuda muslim Indonesia akan peran dan kontribusinya.

Dengan acara ini kami berharap akan banyak pemuda-pemuda yang terinspirasi, dan pada akhirnya akan muncul syakrir-syahrir baru, Muhammad alfatih baru, habibie baru yang akan bahu-membahu membangun Indonesia.

-GEMA ITB 2011, Sebuah Karya Untuk Negeri Tercinta, Indonesia-

 by : Denny Reza Kamarullah